Coblos Nomor 1 Prabowo-Hatta

Bagi:

Sunday, 22 June 2014


Mantan Juru Bicara Presiden Abdurrahman Wahid, Wimar Witoelar tengah menuai kecaman dari berbagai komunitas pengguna internet Indonesia. Kecaman ini menyusul postingan kontroversial Wimar di akun Twitternya, @Wimar. 

Pada akun Twitter, Wimar memposting gambar tokoh Koalisi Merah Putih dengan latar belakang teroris di antaranya, Amrozi, Osama bin Laden, Imam Samudera. Pada latar belakang itu juga tampak gambar mantan Presiden Soeharto. 

Sedangkan gambar utama dari postingan itu menampilkan tokoh politik yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih. 

Tampak di antaranya yaitu Capres Prabowo Subianto, Cawapres Hatta Rajasa, Suryadharma Ali, Aburizal Bakrie, Anis Matta, Luthfi H.Ishaq, Habib Rizieq sampai Abu Bakar Baasyir. 

Di bawah gambar para tokoh koalisi itu, tampak logo parpol pengusung Prabowo-Hatta serta beberapa ormas di antaranya, Muhamadiyah, Hizbut Tahrir Indonesia.

Sontak saja, postingan itu memuai kecaman dari pengguna Twitter. 

Tokoh Muhammadiyah, Nadjamudin Ramly memrotes postingan Wimar dalam akun nya. 

"Kang @Wimar semakin Tua semakin sableng,anda tahu @Muhammadiyah itu secara Resmi menyatakan NETRAL dlmPILPRES pd Tanwirnya 2014 di Samarinda," tulis Nadjamudin dalam akun @bangnadjam. 

Pengguna Twitter lain, Rakhmat Hidayat juga menyesalkan postingan kontroversial Wimar itu. 

"Gak nyangka om @wimar fasis ya. Smg diteruskan ke pengadilan "@BuniYani: Wimar vs muhammadiyah, bisa panjang urusan," tulis Rakhmat pada akun @dayatia.

Pengguna Twitter lain menuntut permintaan maaf Wimar. 

"Konferensi Pers! anda sudah lukai umat! "@Wimar Minta Maaf Lewat Twitter," tulis akun @ZAEffendy, yang menginginkan Wimar menggelar konferensi pers. 

Diketahui, usai menuai kecaman atas postingan itu, akun media sosial Wimar, baik Twitter dan Facebook, tak dapat diakses. Saat Facebook Wimar diakses, halaman Facebook tertera, 'Maaf, halaman ini tidak tersedia' dan halaman Twitter Wimar tampil, 'Maaf, halaman tersebut tidak ada'.

0 comments:

Post a Comment